Phone: 085640679592
Email: cv.bloramustikair@gmail.com
Opening: 08AM - 03PM
  • Jasa Bore Pile
  • April 03, 2022
  • 0 comments

Jasa Sondir Tanah Pademangan Jakarta Utara

Jasa Survei Sondir , Uji Tanah , SPT ( Uji Penetrasi Standar ) , dan Boring Di   Pademangan Jakarta Utara

 

sondir, Soil Test,boring, dan SPT   Di Tanjung Priok Jakarta Utara   merupakan salah satu pengujian penetrasi yang bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah pada setiap lapisan serta mengetahui kedalaman lapisan yaitu lapisan tanah keras, parameter yang digunakan berupa perlawanan konus (q), perlawanan geser (fs), angka banding geser (Rf), dan geseran total tanah (T), Deskripsi lapisan tanah, Grafik nilai SPT, dan lain sebagainya. sangat penting untuk melakukan pengujian tanah ini, sehingga dapat dirancang jenis pondasi yang aman dan efektif sesuai dengan tanah dari bangunan yang akan dibangun. Kami berpengalaman survei dalam skala bangunan rumah tinggal, pabrik, dan gedung.

 

Manfaat survei Sondir, Soil Test, SPT (Standar Penetrasi Test) , dan Boring Di  Pademangan  Jakarta Utara

·  Sondir , Boring, dan SPT biasa digunakan untuk membuat kedalaman lapisan tanah keras.        

·  Survei Sondir, Boring, dan SPT dapat digunakan untuk menentukan jenis pondasi.        

·  Survei sondir dapat digunakan untuk menghitung daya dukung tiang tunggal atau tiang pancang, Kapasitas  Kompresi Tiang yang Diperbolehkan   dan Kapasitas  Ketegangan yang Diperbolehkan  Tiang kekuatannya dalam satuan Ton.        

·  Laporan Sondir merupakan salah satu syarat pengajuan IMB        

Peralatan yang digunakan

·  Mesin sondir dengan kapasitas 2.5 ton. Mesin Bor SPT         

·  Pipa lengkap dengan batang dengan panjang pipa hingga kedalaman 20m s/d 30m        

·  Manometer 2 buah dengan masing-masing : 0-60 kg/cm2 dan 0-250 kg/cm2 (tersertifikasi secara nasional KAN).  

·  Bikini (jaket beugemen priction hilang)        

·  4 buah jangkar berbentuk spiral, Kunci-kunci pipa, alat pembersih,oli,tang palu, dan minyak hidrolik.   

·  Kotak inti        

·  Tripod, Perlengkapan Kunci-kunci        

·  SPT Palu, SPT Sendok, meteran nano.        

·  dll        

Jika membutuhkan jasa sondir , boring, dan SPT  Pademangan  Jakarta Utara 

  kami siap membantu, pertanyaan terkait dapat langsung menghubungi nomor telepon atau wa di bawah ini

  

Memerlukan Jasa Sondir, Soil Test, Boring, dan SPT?Pademangan  Jakarta Utara   085640679592

 

Dalam segala rencana kegiatan pembangunan, alangkah baiknya selalu dilakukan survei. Survey sondir, boring, dan SPT selalu dilakukan sebagai landasan dari semua kegiatan yang akan dilakukan. Saat kegiatan pembangunan gedung 4 lantai contohnya, perlunya dilakukan survei sebagai dasar untuk menentukan lapisan tanah keras, perhitungan daya dukung tiang terhadap beban, desain pondasi apakah menggunakan pondasi dangkal atau seperti borepile tiang pancang, survei sondir   Di Pademangan Jakarta Utara  dapat membantu menentukan jenis pondasi 

Setiap saat survei pembangunan sondir pasti dibutuhkan, bahkan untuk kegiatan pembangunan gedung, gudang, jalan raya maupun jalan tol, pabrik, kantor dinas. Survey sondir, boring, dan SPT perlu dilakukan untuk mengetahui lapisan tanah keras dan menentukan jenis pondasi yang akan digunakan pada rencana pembangunan. Monitoring dengan survey sondir, boring, dan ini perlu juga dilakukan sebagai kontrol dari pekerjaan.

Asal-usul nama Jakarta Antara tahun 397-1527, wilayah yang saat ini disebut Jakarta masih bernama Sunda Kelapa dan berada di bawah kekuasaan kerajaan Hindu. Pada 1527, Pangeran Fatahillah dari Demak berhasil merebut Sunda Kelapa dan mengubah namanya menjadi Jayakarta. Pergantian nama tersebut diperkirakan terjadi pada 22 Juni, yang kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai Kota Jakarta. Jayakarta mengalami perubahan nama menjadi Batavia saat VOC menguasai wilayah ini pada 1619. Dalam sejarahnya, nama Batavia memiliki masa hidup yang sangat lama, yakni hingga tiga abad lebih (1619-1942). Saat pendudukan Jepang di Indonesia dimulai pada 1942, nama Batavia diganti menjadi Djakarta atau Djakarta Tokubetsu Shi. Barulah setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, nama Jakarta tetap dipakai dengan meninggalkan nama Jepangnya